Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, February 2, 2022

PERANGKAT PEMBELAJARAN EKSPONEN DAN LOGARITMA

 PERANGKAT PEMBELAJARAN EKSPONEN DAN LOGARITMA

A.      Tujuan Pembelajaran

1.    Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang dipadukan dengan pendekatan saintifik yang menuntut peserta didik untuk mengamati (membaca) permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas,peserta didik dapat bekerjasama untuk menjelaskan pengertian fungsi eksponen dan menyebutkan sifat-sifat fungsi eksponen dengan benar.

2.    Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang dipadukan dengan pendekatan saintifik yang menuntut peserta didik untuk mengamati (membaca) permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas,peserta didik dapat berpikir kritis untuk menentukan penyelesaian persamaan eksponen dengan benar.

3.    Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang dipadukan dengan pendekatan saintifik yang menuntut peserta didik untuk mengamati (membaca) permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas,peserta didik dapat berpikir kritis menentukan penyelesaian pertidaksamaan eksponen dengan benar.

4.    Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang dipadukan dengan pendekatan saintifik yang menuntut peserta didik untuk mengamati (membaca) permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas,peserta didik dapat berpikir kritis membuat sketsa grafik fungsi eksponen dengan bilangan dasar a>1 dan/atau 0<a<1 dengan benar.

5.    Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang dipadukan dengan pendekatan saintifik yang menuntut peserta didik untuk mengamati (membaca) permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas,peserta didik dapat bekerjasama untuk menjelaskan pengertian fungi logaritma dan menyebutkan sifat-sifat fungsi logaritma dengan benar.

6.    Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang dipadukan dengan pendekatan saintifik yang menuntut peserta didik untuk mengamati (membaca) permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas,peserta didik dapat berpikir kritis menentukan penyelesaian persamaan logaritma dengan benar.

7.    Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang dipadukan dengan pendekatan saintifik yang menuntut peserta didik untuk mengamati (membaca) permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas,peserta didik dapat berpikir kritis menentukan penyelesaian pertidaksamaan logaritma dengan benar.

8.    Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang dipadukan dengan pendekatan saintifik yang menuntut peserta didik untuk mengamati (membaca) permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas,peserta didik dapat berpikir kritis membuat sketsa grafik fungsi logaritma dengan bilangan dasar a > 1 dan/atau 0< a< 1 dengan benar.

9.    Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang dipadukan dengan pendekatan saintifik yang menuntut peserta didik untuk mengamati (membaca) permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas,peserta didik dapat menyelesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan fungsi eksponen dan logaritma dengan benar.

B.      Pendekatan, Metode dan Model Pembelajaran

Pendekatan     : Saintifik

Metode            : diskusi kelompok, tanya jawab, penugasan

Model              : Discovery Learning

 

C.       Media/Alat dan Sumber Belajar

1.      Media/Alat : Lembar Kerja, Powerpoint, LCD, Video Pembelajaran

2.      Sumber Belajar :

a.    Buku Matematika (Peminatan) Kelas X, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016.

b.   Internet

c.    LKPD

d.   Modul / Bahan Ajar

D.      Penilaian Hasil Belajar

1.   Teknik Penilaian:

a)        Penilaian Sikap              : Observasi/pengamatan

b)        Penilaian Pengetahuan   : Tes Tertulis

c)        Penilaian Keterampilan  : Unjuk Kerja/ Praktik dan Proyek

2.   Bentuk Penilaian         :          

1.        Observasi           :           lembar pengamatan aktivitas peserta didik

2.        Tes tertulis          :           uraian dan lembar kerja

3.        Unjuk kerja        :           lembar penilaian presentasi

4.        Proyek                :           lembar tugas proyek dan pedoman penilaian

3.   Instrumen Penilaian (terlampir)

4.   Remedial

-   Pembelajaran remedial dilakukan bagi siswa yang capaian KD nya belum tuntas

-   Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remidial teaching (klasikal), atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes.

-   Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kali ters remedial belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk tugas tanpa tes tertulis kembali.

 

5.      Pengayaan

Bagi siswa yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran pengayaan sebagai berikut:

ü  Siwa yang mencapai nilai  diberikan materi masih dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.

ü  Siwa yang mencapai nilai  diberikan materi melebihi cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.

DOWNLOAD RPP EKSPONEN LOGARITMA DISINI

DOWNLOAD BAHAN AKAR EKSPONEN LOGARITMA DISINI

DOWNLOAD LKPD EKSPONEN DAN LOGARITMA DISINI

DOWNLOAD INSTRUMEN EVALUASI KLIK DISINI

DOWNLOAD MEDIA POWER POIN DISINI


 

Monday, January 24, 2022

PERANGKAT PEMBELAJARAN MATERI PELUANG

 PERANGKAT PEMBELAJARAN MATERI PELUANG

KOMPETENSI DASAR

IPK

3.4 Mendeskripsikan dan menentukan  peluang kejadian majemuk (peluang kejadian –kejadian saling bebas, saling lepas, dan kejadian bersyarat) dari suatu percobaan acak

3.4.1     Mendefinisikan konsep peluang suatu kejadian

3.4.2     Menentukan nilai peluang suatu kejadian dari suatu percobaan

3.4.3     Menentukan   peluang komplemen suatu kejadian dari suatu percobaan

3.4.4     Menentukan  frekuensi harapan suatu kejadian

3.4.5     Mendefinisikan konsep definisi peluang suatu kejadian majemuk

3.4.6     Menentukan  peluang kejadian-kejadian saling lepas dari suatu percobaan acak

3.4.7     Menentukan  peluang kejadian-kejadian saling bebas dari suatu percobaan acak

3.4.8     Menentukan  peluang kejadian-kejadian bersyarat dari suatu percobaan acak

4.4 Menyelesaikan masalah yang berkaitan  dengan peluang kejadian majemuk (peluang kejadian –kejadian saling bebas, saling lepas, dan kejadian bersyarat)

4.4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang suatu kejadian

4.4.3 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan  peluang kejadian-kejadian saling lepas

4.4.4 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan  peluang kejadian-kejadian saling bebas

4.4.5 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan  peluang kejadian-kejadian bersyarat  

 


A.    Tujuan Pembelajaran 

Pertemuan Pertama

Melalui model  pembelajaran discovery  learning dengan pendekatan saintifik berbantuan  MV, LKPD peserta didik diharapkan dengan benar percaya diri, bertanggung jawab dapat:

1.   Mendefinisikan konsep  peluang suatu kejadian

2.    Menentukan   peluang suatu kejadian dari suatu percobaan

3.    Menentukan   peluang komplemen suatu kejadian dari suatu percobaan

4.    Menentukan   frekuensi harapan  suatu kejadian dari suatu percobaan  dengan baik dan benar

5.    Menyelesaiakn masalah yang berkaitan dengan peluang suatu kejadian

 

Pertemuan Kedua

Melalui model  pembelajaran problem based  learning dengan pendekatan saintifik berbantuan  MV, LKPD peserta didik diharapkan dengan percaya diri, bertanggung jawab dapat:

1.    Mendefinisikan konsep peluang kejadian majemuk

2.    Menentukan  peluang kejadian-kejadian saling lepas dari suatu percobaan acak

3.    Menentukan  peluang kejadian-kejadian saling bebas dari suatu percobaan acak

4.    Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang kejadian –kejadian saling lepas

5.    Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan  peluang kejadian-kejadian saling bebas dengan baik dan benar

 

Peretemuan Ketiga

Melalui model  pembelajaran problem based  learning dengan pendekatan saintifik berbantuan  MV, LKPD peserta didik diharapkan dengan percaya diri, bertanggung jawab dapat:

1.    Menentukan  peluang kejadian-kejadian bersyarat dari suatu percobaan acak

2.    Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan  peluang kejadian-kejadian bersyarat dari suatu percobaan acak dengan baik dan benar

 

B. KONSEP

Peluang suatu kejadian adalah kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Peluang komplemen suatu kejadian A adalah peluang kejadian bukan A, frekuensi harapan adalah banyaknya kejadian yang diharapkan dapat terjadi pada suatu percobaan.Peluang kejadian majemuk adalah rangkaian beberapa kejadian yang dihubungkan dengan “dan” (Dilambangkan dengan ∩ ) serta “atau” (Dilambangkan dengan U ). Beberapa kejadian majemuk:

1.      kejadian saling lepas Kejadian A dan B dikatakan saling lepas jika irisan keduanya adalah himpunan kosong.

2.      Kejadian saling bebas Kejadian A dan B dikatakan saling bebas jika kejadian A tidak mempengaruhi kejadian B dan kejadian B tidak mempengaruhi kejadian A.

3.      Kejadian bersyaratkejadian A dan B tidak saling bebas, kejadian B dipengaruhi oleh kejadian A atau kejadian B dengan syarat A


C.    Metode Pembelajaran

Pendekatan               : Saintifik

Model Pembelajaran : Discovery Learning dan Problem Based Learning

Metode                      :  Tanya jawab, demonstrasi, diskusi kelompok, Latihan, penugasan

 

D.     Media Pembelajaran

·         Media            : LKPD, MV (power point), alat peraga (logam, dadu)

·         Alat    : Laptop, LCD proyektor, Papan Tulis dan Spidol

 

E.      Sumber Belajar

·         Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.2017. Matematika SMA/MA/ SMK/MAK Kelas XII Buku Siswa Kurikulum 2013 Edisi Revisi.Jakarta :Kementerian Pendidikan dan

·         Sukino, 2017. Matematika SMA/MA/ SMK/MAK Kelas XII Semester 2 Kelompok Wajib.Jakarta: Erlangga


DOWNLOAD RPP PELUANG KLIK DISINI

DOWNLOAD BAHAN AJAR PELUANG KLIK DISINI

LKPD PELUANG PERTEMUAN 1 KLIK DISINI

LKPD PELUANG PERTEMUAN 2 KLIK DISINI

INSTRUMEN EVALUASI KLIK DISINI

MEDIA POWER POINT PELUANG 1 KLIK DISINI

MEDIA POWER POINT PELUANG 2 KLIK DISINI

MEDIA POWER POINT PELUANG 3 KLIK DISINI




Sunday, December 5, 2021

SOAL DAN PEMBAHASAN LENGKAP UP PPG PGSD DAN P3K

 SOAL DAN PEMBAHASAN LENGKAP UP PPG PGSD DAN P3K



1. Pada suatu pembelajaran pola dan fungsi … bahwa siswa belum faham dengan konsep yang 

dipelajari karena ada beebrapa konsep-konsep sebelumnya yang belum dipahami dengan baik oleh siswa. Langkah yang sebaiknya dilakukan guru dalam rangka menuntun siswa memahami konsep yang dipelajari: 

a. Mengulanag kembali penyampaian materi konsep-konsep yang terdahulu yang mendasari 

konsep yang akan diajarkan 

b. Memberikan contoh-contoh yang lebih banyak untuk memperjelas konsep yang sedang 

dibelajarkan 

c. Menunjukan buku-bukuyang sebaiknya dibaca siswa untuk bisa memahami konsep yang 

akan dibelajarkan. 

d. Memberikan  soal-soal  yang  mengarah  pola  dan  mengingat  kembali  konsep-konsep 

sebelumnya yang mendasari konsep yang dibelajarkan 

e. Memberikan latihan-latihan soal yang lebih banyak kepada siswa terkait konsep yang 

dibelajarkan (Berdasarkan Pengalaman Guru dilapangan )


2.    Seorang guru ingin mengetahui sikap/reaksi siswa terhadap peristiwa Tsunami di Aceh yang diputar dari VCD. Cara penilaian yang paling tepat untuk mengukur reaksi /emosi anak adalah ….

A. pengamatan langsung

B. wawancara

C. angket

D. kuesioner


RANGKUMAN ASSESMEN

Konstruksi instrumen asesmen hasis belajar

JENIS EVALUASI 

Jenis evaluasi berdasarkan tujuan 
📍Evaluasi diagnostik adalah evaluasi yang ditujukan untuk menelaah kelemahan- kelemahan siswa beserta faktor-faktor penyebabnya.

📍Evaluasi selektif adalah evaluasi yang digunakan untuk memilih siswa yang paling tepat sesuai dengan kriteria program kegiatan tertentu.

📍Evaluasi penempatan adalah evaluasi yang digunakan untuk menempatkan siswa dalam program pendidikan tertentu yang sesuai dengan karakteristik siswa.

📍Evaluasi formatif adalah evaluasi yang dilaksanakan untuk memperbaiki dan meningkatan proses belajar dan mengajar.

📍Evaluasi sumatif adalah evaluasi yang dilakukan untuk menentukan hasil dan kemajuan belajar siswa.

Prinsip-prinsip evaluasi pembelajaran ada 9, yaitu:
📍objektif: penilaian berbasis pd standar & tdk dipengaruhi faktor subjektivitas penilan
📍terpadu: penilaian oleh pendidik dilakukan secara terencana, menyatu dgn kegiatan pembelajaran, & berkesinambungan
📍Holistik & berkesinambungan: penilaian oleh pendidik mencakup smua aspek kompetensi & dgn menggunakan brbagai teknik penilaian yg sesuai dgn kompetensi yg hrus dikuasai peserta didik.
📍ekonomis: penilaian yg efisien & efektif dlm perencanaan, pelaksanaan, & pelaporannya.
📍transparan: prosedur penilaian, kriteria penilaian, & dasar pengambilan kputusan dpt di akses oleh smua pihak.
📍valid: penilaian harus mampu mengukur kompetensi hasil blajar sesuai dgn indikator yg sdh ditetapkan shingga penilaian tsb tepat sasaran.
📍beracuan kriteria: penilaian di dasarkan pd ukuran pencapaian kompetensi yg ditetapkan.
📍akuntabel: penilaian dpt di pertanggungjawabkan kpd pihak internal sekolah maupun eksternal untk aspek teknik, prosedur & hasilnya.
📍edukatif: mendidik & memotivasi peserta didik & guru.


Penilaian Autentik adalah pengukuran atas proses dan hasil belajar peserta didik untuk ranah sikap (afektif), keterampilan (psikomotor), dan Pengetahuan (kognitif). 
Penilaian autentik adalah istilah yang diciptakan untuk menjelaskan berbagai metode penilaian alternatif yang memungkinkan siswa dapat mendemonstrasikan kemampuannya dalam menyelesaikan tugas-tugas dan menyelesaikan masalah. Sekaligus, mengekspresikan pengetahuan dan keterampilannya dengan cara mensimulasikan situasi yang dapat ditemui di dalam dunia nyata di luar lingkungan sekolah. Ketika menerapkan penilaian Autentik untuk mengetahui hasil dan prestasi belajar peserta didik, guru menerapkan kriteria yang berkaitan dengan konstruksi pengetahuan, aktivitas mengamati dan mencoba, dan nilai prestasi luar sekolah.


3. Terdapat indikator pencapaian kompetensi “mengidentifikasi pemanfaatan sumber daya alam hayati bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar lingkungan tempat tinggal”. Jenis instrumen penilaian relevan untuk mengukur indicator adalah ….
A. observassi
B. portofolio
C. uji petik produk
D. tes tertulis

Penilaian Pengetahuan

a. Instrumen tes tertulis
Berupa soal pilihan ganda, isian, jawaban singkat, benar-salah, menjodohkan, dan uraian. Instrumen uraian dilengkapi pedoman penskoran.

b. Instrumen tes lisan
Berupa daftar pertanyaan yang diberikan oleh guru secara ucap atau lisan, sehungga peserta didik merespon pertanyaan tersebut, sehingga menimbulkan keberanian dari siswa. Jawaban dapat berupa kata, frase, kalimat atau paragraf yang di ucapkan.

c. Instrumen penugasan
Berupa pekerjaan rumah atau projek yang dikerjakan secara individu atau kelompok sesuai dengan karakteristik tugas.


Karakteristik Penilaian Autentik

Suatu penilaian dikatakan autentik apabila sangat mendekati hasil pendidikan sains yang diinginkan, melibatkan siswa pada tugas-tugas yang bermanfaat, penting dan bermakna, mampu menantang siswa menerapkan informasi atau ketrampilan akademik baru pada situasi reel untuk maksud yang jelas, serta mampu mengukur perbuatan atau menampilkan yang sebenarnya pada suatu mata pelajaran, pengukuran penguasaan siswa terhadap suatu mata pelajaran dengan cara yang dibanding regulasi sederhana dari pengetahuan. Karakteristik penilaian nyata (authentic assessment) sebagai berikut:
a. Dilaksanakan selama dan sesudah proses pembelajaran berlangsung
b. Bisa digunakan untuk formatif atau sumatif
c. Yang diukur ketrampilan dan performance bukan mengingat fakta
d. Berkesinambungan
e. Terintegrasi, dan dapat digunakan sebagai feedback.

DOWNLOAD FILE LENGKAPNYA DISINI
FILE PPG LAINNYA KLIK DISINI

Friday, November 26, 2021

PENGUMUMAN KELULUSAN DAN PEMBERKASAN CASN P3K NTB TAHAP 1



 HASIL SELEKSI KOMPETENSI PENGADAAN PPPK GURU

PEMERINTAH PROVTNSI NUSA TENGGARA BARAT

TAHUN 2021

BismiIlaahirrahmaanirrahiim.

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,

Berdasarkan Surat Pit. Kepala Badan Kepegawaian Negara selaku Ketua Tim Pelaksana Seleksi Nasional Pengadaan CASN Tahun 2021 Nomor : 12254/B-KS.04.01/SD/K/2021 tanggal 28 Oktober 2021 perihal Penyampaian Hasil Seleksi Kompetensi CPPPK Guru Tahun 2021, bersama ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Nama-nama Peserta Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Keija (CPPPK) Guru di

Lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2021 yang Nomor Peserta dan

Namanya tercantum dalam lampiran pengumuman ini, dinyatakan Lulus Seleksi

Kompetensi Pengadaan PPPK Guru Tahap I;


2. Bagi Peserta yang Nomor Registrasi dan Namanya tidak tercantum dalam lampiran

pengumuman ini dinyatakan Tidak Lulus Seleksi PPPK Guru Tahap I, dan dapat mengikuti

pemilihan formasi dan seleksi kompetensi pada tahap berikutnya;


3. Hasil Seleksi Kompetensi Pengadaan PPPK Guru Tahap I di Lingkungan Pemerintah

Provinsi NTB Tahun 2021 tercantum sebagaimana lampiran pada pengumuman ini dengan

keterangan :

a. X : Peserta PPPK Guru Tahap I yang mengajar yang memiliki sertilikat pendidik dengan jabatan yang dilamar;

b. Y : Peserta yang melamar di sekolah bukan sertifikat pendidik dan/atau kualifikasi pendidikan sesuai dengan jabatan yang dilamar;

c. PI : Peserta Memenuhi Nilai Ambang Batas Kategori 1

d. P2 : Peserta Memenuhi Nilai Ambang Batas Kategori 2

e. P3 : Peserta Memenuhi Nilai Ambang Batas Kategori 3;

f. L : Peserta Lulus


4. Bagi peserta yang dinyatakan lulus agar menyiapkan kelengkapan dokumen usul

penetapan NIP PPPK berupa scan dokumen asli, antara lain :

a. Pas photo terbaru pakaian formal dengan latar belakang berwama merah;

b. Ijazah dan Transkrip Nilai asli yang digunakan sebagai dasar melamar jabatan;

c. Daftar Riwayat Hidup (DRH) yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan dan bermaterai;

d. Surat Pemyataan 5 (lima) poin yang di tanda tangani oleh yang bersangkutan dan bermaterai;

e. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia;

f. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter yang berstatus PNS atau dokter yang bekeija pada unit pelayanan kesehatan pemerintah;

g. Surat Keterangan tidak mengkonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika precursor, dan zat adiktif lainnya yang ditandatangani oleh dokter dari unit Pelayanan Kesehatan Pemerintah atau dari pejabat yang berwenang pada badan/Lembaga yang diberikan kewenangan untuk pengujian zat narkoba dimaksud.

5. Pemberkasan dilaksanakan secara elektronik (paperless] dengan mengunggah kelengkapan dokumen melalui akun sscasn.bkn.go.id, yang dimulai tanggal 1 s.d. 31 Desember 2021;

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.


DOWNLOAD PENGUMUMAN DAN PEMBERKASAN DISINI


Sunday, November 7, 2021

SOAL DAN SOLUSI KSN PROVINSI MATEMATIKA SMP 2021

 SOAL DAN SOLUSI KSN PROVINSI MATEMATIKA SMP OLEH MMR


Sampel Soal

Tujuh orang siswa berprestasi, termasuk Andi dan Budi, diundang menghadiri suatu Talk Show untuk berbagi pengalaman. Karena keterbatasan waktu, panitia hanya memilih lima orang dari ketujuh orang tersebut secara acak untuk berbicara secara bergantian di atas panggung. Peluang Andi dan Budi akan terpilih, tetapi dengan diselingi oleh setidaknya 1 pembicara lainnya adalah....

Seorang anak memiliki 2 bola besar dengan diameter 108 cm dan 2 bola kecil dengan diameter 30 cm. Untuk menyimpannya, dibuatlah kotak transparan dengan ukuran dalam kotak 216 cm x 108 cm x 108 cm, Saat menyimpan, anak tersebut memasukkan 2 bola kecil diikuti dengn 2 bola besar sehingga posisinya seperti terlihat pada dua gambar berikut




DOWNLOAD PDF NYA DISINI
UNTUK E-BOOK OLIMPIADE/KSN YANG LAIN KLIK DISINI


Search This Blog