|
Hasil kajian literatur :
1. Solahudin, D., Misdalina, M., & Noviati, N. (2022). Berdasarkan
hasil analisis data diperoleh dua faktor penyebab kurangnya minat baca siswa,
yaitu faktor internal merupakan faktor yang berasal dari diri siswa yaitu :
·
kemampuan membaca,
·
memahami makna yang terkandung
dalam bacaan,
·
kurangnya membiasakan membaca,
·
membaca buku atas perintah guru,
·
siswa jarang mencari buku atau
bahan bacaan sesuai dengan kebutuhannya,
·
siswa yang menyelesaikan tugas
melalui internet tanpa buku.
sedangkan faktor eksternal
merupakan yang disebabkan oleh oleh diri siswa sendiri yaitu :
·
lingkungan sekolah kurang
mendukung,
·
budaya membaca yang kurang
dilingkungan sekolah,
·
program literasi belum berjalan
maksimal,
·
mading sekolah yang tidak pernah
diperbaharui,
·
sekolah tidak memiliki tempat
khusus untuk membaca selain diperpustakaan,
·
peran perpustakaan sekolah yang
belum maksimal, dan
·
pengaruh pengunaan smarthphone.
Sumber : Solahudin, D.,
Misdalina, M., & Noviati, N. (2022). Analisis Faktor Penyebab Rendahnya
Minat Baca Pada Siswa Kelas 5 SD Negeri 4 Tanjung Lago. Jurnal
Pendidikan dan Konseling, 4(4), 1404-1407.
(https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/5465) (diakses 30-08-2022)
2. Restutirosi, Y. N. (2022). Berdasarkan penelitian ini diperoleh kesimpulan
bahwa penyebab rendahnya minat baca siswa IPS SMA Negeri se-Kabupaten
Bondowoso adalah:
(1) Tidak adanya
kebiasaan membaca pada kalangan masyarakat, keluarga, dan lingkungan sekolah.
(2) Rendahnya kondisi
perekonomian keluarga.
(3) Motivasi siswa yang
tergolong rendah.
Sumber : Restutirosi, Y. N. (2022).
Identifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya minat baca siswa IPS SMA Negeri
se-Kabupaten Bondowoso. SKRIPSI Mahasiswa UM. (http://mulok.library.um.ac.id/index3.php/69781.html) (diakses
30-08-2022)
3. Suparya, I.
K., Suastra, I. W., & Arnyana, I. B. P. (2022). Faktor penyebab rendahnya
literasi sains siswa adalah:
a)
penggunaan buku ajar yang belum tepat,
b)
miskonsepsi siswa,
c)
pembelajaran yang tidak kontekstual,
d)
rendahnya kemampuan membaca,
e)
lingkungan dan iklim belajar,
f)
infrastruktur sekolah,
g)
sumber daya manusia,
h)
manajemen sekolah.
Sumber : Suparya, I. K., Suastra, I. W., & Arnyana, I. B. P. (2022). RENDAHNYA
LITERASI SAINS: FAKTOR PENYEBAB DAN ALTERNATIF SOLUSINYA. Jurnal
Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 9(1), 153-166. (https://jurnalilmiahcitrabakti.ac.id/jil/index.php/jil/article/view/580) (diakses 31-08-2022)
Wawancara
1. Guru
H. Sudirman, S.Pd. (Guru
Bahasa Indonesia SMAN 1 Masbagik)
1. Daya dukung orang tua
2. Lingkungan sekitar
3. Bahan bacaan yang tersedia
tidak banyak
4. Motivasi dari dalam diri
peserta didik masih rendah
5. Bahan bacaan yang disediakan
perpustakaan terbatas
6. Program literasi sekolah
kurang mendukung.
2. Kepala Sekolah
Drs. H. Artajab, M.Pd.
(Kepala Sekolah SMAN 1 Masbagik). Faktor Penyebab :
1. Komposisi buku atau bahan
bacaan yang belum seragam
2. Sarana dan fasilitas
pendukung belum memenuhi kriteria
3. Rasa ingin tahu peserta didik
kurang.
4. Guru tidak
membiasakan peserta didik untuk membaca
3.
Rekan Sejawat
Taufik Sutami, S.Kom (Guru Informatika SMAN 1 Masbagik).
Faktor Penyebab :
1. Konten yang ada pada buku
pelajaran kurang menarik
2. Peserta didik tidak biasa
memanage waktu
3. Tempat untuk membaca kurang
refresentatif.
4.
Pengawas
Drs. H. Lalu Zihnan Munir, M.Pd (Pengawas
Pembina SMAN 1 Masbagik). Faktor penyebab :
1.
Kemampuan membaca peserta didik masih lemah
2.
Tidak memahami manfaat dari membaca
3.
Tidak membiasakan diri membaca
5.
Pakar
Ashhabul Yamin, S.Pd. (Pendamping Guru Penggerak dan
Guru PPKn SMAN 1 Pringgasela). Faktor penyebab :
1. Peserta didik belum
menemukan buku yang dibaca sesuai dengan karakteristik atau kesukaan yang
dimiliki.
2. Kurangnya sarana yang
variatif disediakan oleh perpustakaan sekolah.
3. Keteladanan dari guru
4. Lingkungan keluarga
|